Sumbawa Barat, 21 Juli 2026 – Kodim 1628/Sumbawa Barat bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Tes Urin bagi seluruh prajurit dalam rangka Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Makodim 1628/Sumbawa Barat, Jalan Labuan Balat No. 3, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, diikuti sekitar 100 personel dan dipimpin oleh Pasi Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat bersama tim dari BNNK Sumbawa Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasiops Kodim 1628/Sumbawa Barat Kapten Inf Saiful Anwar, Pasipers Kodim 1628/Sumbawa Barat Lettu Cpl Syamsul Supriadi, Pasiter Kodim 1628/Sumbawa Barat Lettu Arh Ahmad Abduh, Danramil 1628-05/Jereweh Kapten Cba Suwondo, Danramil 1628-02/Sekongkang Kapten Inf Lalu Maryadi Akbar, Danunit Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat Letda Inf Dompu Wijaya, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Sumbawa Barat Ardiansyah, serta seluruh anggota Kodim 1628/Sumbawa Barat.
Dalam sambutannya, Pasi Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak moral, disiplin, profesionalisme prajurit, bahkan mengancam ketahanan bangsa. Oleh karena itu, seluruh prajurit TNI AD dituntut menjadi teladan bagi masyarakat dengan menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan tes urin bukan untuk mencari kesalahan anggota, melainkan sebagai langkah preventif, pengawasan, dan deteksi dini guna memastikan seluruh prajurit tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mewujudkan satuan yang profesional, modern, adaptif, dan terpercaya.
Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Sumbawa Barat, Ardiansyah, menyampaikan bahwa persoalan narkotika saat ini telah menjadi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia, stabilitas sosial, dan ketahanan negara. Menurutnya, jaringan peredaran narkotika terus berkembang dengan berbagai modus yang semakin kompleks sehingga memerlukan kewaspadaan dan kerja sama seluruh elemen bangsa.
Ia mengajak seluruh prajurit Kodim 1628/Sumbawa Barat untuk menjadi pelopor dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
BNNK Sumbawa Barat juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Kodim 1628/Sumbawa Barat dalam mendukung Program P4GN melalui pelaksanaan sosialisasi, deteksi dini, dan pemeriksaan urin secara berkala. Sinergi antara TNI, BNN, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan tes urin terhadap seluruh anggota Kodim 1628/Sumbawa Barat yang berlangsung secara tertib dan transparan, kemudian diakhiri dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan penutupan.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 10.50 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1628/Sumbawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung Program P4GN sekaligus membangun budaya kerja yang bersih, disiplin, dan berintegritas. Diharapkan seluruh prajurit senantiasa menjadi teladan di tengah masyarakat serta mampu menjadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi menjaga kehormatan institusi, bangsa, dan negara.
(Pendim 1628/KSB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar