Selasa, 02 Juni 2026

Dandim 1628/Sumbawa Barat Tekankan Dampak Ekonomi Pembangunan Yonif TP bagi Masyarakat

 



Sumbawa Barat, 2 Juni 2026 – Kodim 1628/Sumbawa Barat menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengadaan Tanah untuk rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (02/06/2026) pukul 14.15 WITA.


Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Kokarlian, Dusun Daya Makmur tersebut dihadiri sekitar 90 orang peserta dan dipimpin oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa Barat. Turut hadir Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan, unsur Pemerintah Daerah, TNI, perangkat desa, tim konsultan, serta masyarakat setempat.


Sosialisasi ini membahas rencana pengadaan tanah seluas kurang lebih 56 hektare untuk pembangunan Yonif TP, termasuk rencana pembangunan akses jalan dengan lebar 12 meter guna mendukung mobilitas dan pengembangan kawasan.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Kokarlian menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut. Ia menegaskan bahwa masyarakat pada prinsipnya mendukung program pemerintah dan TNI yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan peternak di wilayah Desa Kokarlian.


Sementara itu, Kepala Dinas PUPR menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP tidak hanya memiliki fungsi pertahanan, namun juga mendukung program ketahanan pangan dan pengembangan sektor pertanian daerah. Ia juga memaparkan tahapan pengadaan tanah yang melibatkan proses perencanaan, penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), hingga mekanisme ganti kerugian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Dandim 1628/Sumbawa Barat dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan kembali potensi lahan yang sebelumnya kurang produktif. Selain memperkuat pertahanan wilayah, keberadaan satuan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar, terutama melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.


Beliau juga menegaskan bahwa program ini telah melalui kajian dan koordinasi lintas sektor serta sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya dalam pengembangan kawasan pertanian dan ketahanan pangan.


Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh Kabid Tata Ruang terkait mekanisme penilaian tanah oleh KJPP, bentuk ganti kerugian, serta tahapan administrasi pengadaan tanah yang dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan penutup.


Kegiatan berakhir pada pukul 16.15 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya penolakan dari masyarakat.


Secara umum, kegiatan ini merupakan langkah awal penting dalam proses pengadaan tanah yang diharapkan dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak, serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.


(Pendim 1628/KSB)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Babinsa Desa Goa Aktif Dampingi dan Awasi Koperasi Merah Putih demi Kesejahteraan Masyarakat

  Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan memastikan kegiatan koperasi berjalan sesuai keten...