Selasa, 31 Maret 2026

Koramil Sekongkang Lakukan Pendalaman Kasus Aksi Pemblokiran Gate PT Amman

 



Sumbawa Barat, NTB – Aparat TNI dari Koramil 1628-02/Sekongkang bersama Unit Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan pendalaman informasi terhadap dua warga Desa Tongo, Kecamatan Sekongkang, terkait aksi pemblokiran Gate SWISS PT Amman, Selasa (31/03/2026) pukul 09.15 WITA.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Babinsa Desa Tongo, Sertu Lalu Edi bersama anggota Unit Intel Kodim, Serda Anton, dengan menyasar Saudara Alwi, S.Pd.I dan Saudara Sukardi yang diketahui terlibat dalam aksi tersebut.


Berdasarkan hasil pendalaman, aksi pemblokiran dilakukan sebagai bentuk tuntutan terhadap pihak perusahaan agar memberikan kejelasan terkait kesempatan kerja, khususnya bagi tenaga kerja lokal. 


Saudara Alwi mengaku pernah bekerja di PT Newmont sejak tahun 2012 dan tetap melanjutkan pekerjaan setelah perusahaan beralih menjadi PT Amman. Namun, pada tahun 2018 yang bersangkutan mengambil program Restrukturisasi Tenaga Kerja (RTK) sesuai prosedur perusahaan.


Setelah tidak lagi bekerja, Alwi beralih membuka usaha toko sembako. Ia mengaku sempat menunggu panggilan kerja kembali dari pihak perusahaan pada tahun 2020, namun hingga kini belum terealisasi. Hal tersebut mendorongnya melakukan aksi sebagai bentuk aspirasi atas ketidakpastian tersebut.


Lebih lanjut, Alwi berharap adanya penjelasan resmi dari pihak perusahaan mengenai statusnya, serta perhatian terhadap tenaga kerja lokal di wilayah tersebut. 


Sementara itu, upaya mediasi yang difasilitasi oleh pihak Kepolisian Sektor Sekongkang semula direncanakan berlangsung pada hari yang sama, namun terpaksa ditunda karena Alwi berhalangan hadir akibat adanya warga yang meninggal dunia.


Dalam keterangannya, Alwi juga mengungkapkan rencana pembentukan organisasi bernama Gerakan Masyarakat Korban Tambang (GEMKOTA), yang akan menjadi wadah koordinasi aksi lanjutan apabila tuntutan tidak mendapatkan respons dari pihak perusahaan.


Sementara itu, Kepala Desa Tongo, Idham Khalid, menyampaikan bahwa Alwi diketahui aktif dalam LSM Lembaga Pemuda Peduli Masyarakat (LPPM), meskipun belum terdaftar secara resmi di instansi terkait. Ia juga menyebut bahwa aksi yang dilakukan Alwi dan Sukardi mendapat dukungan moril dari salah satu tokoh masyarakat setempat.


Selain itu, pada Desember 2023, Alwi bersama kelompoknya pernah melakukan aksi demonstrasi terkait kepemimpinan desa, serta sempat mengklaim lahan di Blok Pongol, Desa Tongo. 


Permasalahan tersebut telah dimediasi di kantor desa, namun tidak mencapai kesepakatan karena adanya permintaan penandatanganan sporadik yang tidak dapat dipenuhi oleh pemerintah desa.


Kegiatan pendalaman oleh aparat TNI ini berjalan dengan aman dan lancar. 


(Pendim 1628/KSB).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Babinsa Kelurahan Dalam Aktif Dukung Koordinasi Pemerintah, Rapat Berlangsung Lancar dan Aman

  Sumbawa Barat – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan kinerja aparatur di tingkat lingkungan, Babinsa Kelurahan Dalam Koramil...