Rabu, 22 April 2026

Persit KCK Kodim 1628/Sumbawa Barat Gelar Sosialisasi Narkoba dan Cyber di HUT Dharma Pertiwi ke-62

 



Sumbawa Barat – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dharma Pertiwi ke-62, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIV Kodim 1628/Sumbawa Barat menggelar kegiatan sosialisasi narkoba dan cyber yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 pukul 10.00 WITA, bertempat di Aula Kantor Setda Kabupaten Sumbawa Barat, Komplek KTC Kecamatan Taliwang.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XLIV Kodim 1628/Sumbawa Barat, Ny. Utami Rahma Rendra, serta dihadiri sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, narasumber dari BNN Kabupaten Sumbawa Barat, tenaga medis, para pelajar SMP dan MTs, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua Persit KCK Cabang XLIV menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital di era saat ini membawa dampak besar dalam kehidupan masyarakat. Di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai ancaman, seperti penyalahgunaan narkoba dan penggunaan media digital yang tidak bijak.


Ia juga menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi bangsa karena tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan individu, keluarga, hingga bangsa. Selain itu, pemanfaatan teknologi yang tidak tepat dapat memicu berbagai permasalahan seperti penyebaran hoaks, penipuan online, hingga pelanggaran hukum.


Sementara itu, dr. Wiliam Jonathan selaku penanggung jawab Klinik BNN Kabupaten Sumbawa Barat dalam pemaparannya menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dan penggunaan teknologi digital yang tidak sehat berkaitan erat dengan kesehatan mental. Dampak narkoba dapat menyebabkan gangguan kecemasan, depresi, halusinasi, hingga kerusakan otak permanen.


Ia juga menambahkan bahwa penggunaan media digital secara berlebihan dapat memicu kecanduan, gangguan tidur, hingga tekanan psikologis akibat pengaruh lingkungan digital.


Selain itu, perwakilan BNN Kabupaten Sumbawa Barat, Indah Poernomosari, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa peredaran narkoba saat ini semakin canggih dengan memanfaatkan teknologi digital seperti media sosial dan aplikasi pesan instan, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan peran keluarga sebagai benteng utama dalam pencegahan, melalui edukasi, pengawasan, serta komunikasi yang terbuka di lingkungan keluarga.


Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya narkoba dan pentingnya bijak dalam penggunaan teknologi digital.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam menciptakan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter menuju Sumbawa Barat yang maju dan kondusif.


(Pendim 1628/KSB)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar